Menjelajahi Air Terjun Tansaran Beben: Keindahan Tersembunyi di Tengah Hutan Gayo
Air Terjun Tansaran Beben di Blangkejeren menawarkan pesona alam yang masih alami dan jarang terjamah. Destinasi ini cocok untuk pencinta petualangan dan ketenangan di tengah hutan Gayo.

Ringkasan Cepat (Key Facts)
- Air Terjun Tansaran Beben berada di kawasan hutan Gayo, Blangkejeren, Aceh.
- Tiket masuk Rp 20.000 per orang (2025).
- Jarak tempuh dari pusat Blangkejeren sekitar 45 menit dengan medan trekking yang menantang.
- Destinasi ini semakin populer sejak viral di media sosial pada awal 2025.
- Fasilitas terbatas, disarankan membawa perbekalan sendiri.
Perjalanan Menuju Air Terjun
Perjalanan menuju Air Terjun Tansaran Beben dimulai dari pusat kota Blangkejeren. Setelah sekitar 30 menit berkendara melalui jalan berkelok yang dikelilingi perkebunan kopi, pengunjung akan tiba di titik awal trekking. Medan trekking sepanjang 3 kilometer menawarkan tantangan dengan jalur berbatu dan lereng curam. Namun, pemandangan hutan Gayo yang hijau dan segar akan menemani langkahmu. Bagi yang kurang terbiasa trekking, disarankan membawa tongkat atau meminta bantuan pemandu lokal yang tersedia di lokasi.
Pesona Alam yang Memikat
Sesampainya di Air Terjun Tansaran Beben, pengunjung akan disambut oleh gemuruh air yang jatuh dari ketinggian sekitar 30 meter. Airnya jernih dan dingin, cocok untuk melepas lelah setelah trekking. Sekeliling air terjun dikelilingi oleh tebing-tebing curam dan pepohonan rimbun, menciptakan suasana yang sejuk dan tenang. Pada pagi hari, sinar matahari yang menembus celah-celah pohon menciptakan efek cahaya yang memukau, menjadikannya spot foto favorit pengunjung.
Tren dan Budaya Lokal
Sejak awal 2025, Air Terjun Tansaran Beben menjadi destinasi wisata alam yang semakin populer di kalangan wisatawan lokal dan luar daerah. Hal ini dipicu oleh viralnya foto-foto air terjun di media sosial, terutama Instagram dan TikTok. Masyarakat setempat juga mulai mengembangkan usaha kecil seperti warung makan dan penyewaan alat trekking. Selain itu, budaya lokal Gayo yang ramah dan hangat membuat pengunjung merasa nyaman. Beberapa pengunjung bahkan ikut serta dalam aktivitas masyarakat seperti panen kopi atau belajar tari Saman.
Orang Juga Bertanya
Apa saja yang perlu dibawa saat berkunjung?
Bawalah air minum, makanan ringan, sepatu trekking, dan kamera. Jangan lupa bawa jas hujan atau pakaian ganti karena cuaca di hutan bisa berubah cepat.
Apakah ada pemandu lokal yang tersedia?
Ya, pemandu lokal bisa ditemukan di titik awal trekking. Biaya jasa pemandu sekitar Rp 50.000 per kelompok.
Bagaimana kondisi jalan menuju air terjun?
Jalan menuju air terjun sebagian besar masih berbatu dan berlumpur saat hujan. Disarankan menggunakan kendaraan dengan ground clearance tinggi.
Apakah air terjun ini aman untuk anak-anak?
Trekking menuju air terjun cukup menantang, sehingga tidak disarankan untuk anak kecil. Namun, area di sekitar air terjun relatif aman untuk bermain.